Featured Post

Mahasiswa Pemasang Poster 'Garudaku Kafir' Menyesali Perbuatannya

Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, memerintahkan Dekan Fisip memproses penempel poster 'Garudaku Kafir.'

Edi Syahputra Bunuh Dua Anak Pejabat Abdya karena Kepergok Mencuri

Edi Syahputra (27) warga Kampung Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah berurusan dengan polisi karena melakukan aksi pembunuhan sadis di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (16/5/2017) malam.

Lepas Dari Gosip dengan Ayu Ting Ting, Kini Shaheer Sheikh Tertimpa Masalah yang Hebohkan India

Nama Shaheer Sheikh pernah menjadi perhatian netizen di Indonesia kala ia menjalin hubungan asmara dengan pedangdut Ayu Ting Ting.

Sungguh Sadis, Kurniawan Lakukan Ini Usai Disuruh Guru Ilmu Hitam Minum Darah

Pembunuhan sadis terjadi di Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, Lampung, Rabu (17/5), sekitar pukul 04.30 WIB. Kurniawan alias Engkung tega membacok pamannya, Ujang Hermanto (45), hingga tewas.

Pria Ini Menjajal Rasakan Sakit Melahirkan, Begini Kondisinya setelah 20 Detik

Melahirkan mungkin menjadi saat-saat paling menyakitkan yang harus dilalui seorang wanita.

loading...

Sabtu, 15 Juli 2017

GALERI FOTO: Ngaku Malam Pertamanya Lancar, Apakah Selamat Lakukan Hal yang Disarankan Dokter?

GALERI FOTO: Ngaku Malam Pertamanya Lancar,  Apakah Selamat Lakukan Hal yang Disarankan Dokter?
Nenek Rohaya dan Selamat

TRIBUNJAMBI.COM - Sempat mengatakan belum melakukan ritual malam pertama bersama sang istri Nenek Rohaya (71), Selamat (16) justru blak-blakan saat ditanya Deddy Corbuzier di acara Hitam Putih, Rabu (12/7/2017) malam.

Menunjukkan wajah malu-malu, keduanya mengatakan malam pertamanya lancar.

Tak hanya berbicara soal malam pertama, Selamat pun berharap bisa mendapat anak dari Rohaya.

Mengingat usia Rohaya yang sudah lanjut bahkan sudah memasuki masa Menopause, apakah keduanya bisa punya anak?

SELAMAT
Nenek Rohaya dan Selamat saat santap pagi di hotel (TRIBUNSUMSEL.COM/ ANDRI HAMDILLAH)
Melansir Tribun Sumsel, Dokter Spesialis Kandungan RSMH Palembang, dr K Yusuf Effendi menjelaskan soal fakta wanita yang sudah Menopause.

Baik saat berhubungan seksual maupun kemungkinan memiliki anak.

Dr Yusuf menjelaskan wanita usia di atas 50 tahun atau masa Menopause, memiliki alat kelamin yang tidak lagi dapat memproduksi pelumas sendiri sehingga menjadi kering.

Menurutnya, hubungan seksual yang dipaksakan justru dapat merusak dinding vagina.
Selamat dan Rohaya tampil mesra di depan kamera ketika akan di foto. (SRIPOKU.COM/IGUN BAGUS SAPUTRA)
Selamat dan Rohaya tampil mesra di depan kamera ketika akan di foto. (SRIPOKU.COM/IGUN BAGUS SAPUTRA) 
Namun hal itu bisa diatasi dengan mengonsumsi obat perangsang hormon yang dapat memicu prosuksi pelumas.

Selain itu, juga dapat menggunakan beberapa macam pelumas khusus yang dioleskan pada vagina sesaat melakukan hubungan suami istri dengan pasanganya.

Lanjutnya, untuk mendapatkan anak kemungkinannya sangat kecil.

Karena pada masa Menopause, tidak ada lagi proses pematangan sel telur sehingga proses reproduksi sulit terwujud sekalipun ada upaya pembuahan oleh sperma yang berlangsung terus menerus.
"Secara medis ibu Rohaya tidak mungkin hamil, tapi kalau Tuhan berkehendak itu bisa terjadi," katanya.

Sebelumnya, kabar pernikahan beda generasi ini viral diberitakan, setelah tersebar video ijab qobul keduanya pada Minggu (2/7/2017), di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Provinsi Sumatera Selatan.
Share:

Pasang Kamera Tersembunyi, Wanita Saksikan Kekasihnya Berbuat tak Senonoh dengan Instrukstur Fitnes




TRIBUN-VIDEO.COM - Seorang pria melakukan olahraga bersama seorang instruktur cantik di sebuah ruang olahraga.

Video yang diunggah akun Youtube To Catch A Cheater memperlihatkan pria tersebut melakukan berbagai gerakan tak lazim bersama instruktur seksi tersebut.

Pada video itu tampak si wanita sedang melihatnya dari kamera tersembunyi.

Sang pria melakukan gerakan seronok yang disuruh oleh instrukturnya itu.

Ia bahkan menyentuh pinggang instrukturnya yang sedang menunggingkan pantatnya.

Saat pria itu rebahkan badan sambil mengangkat barbel, wanita itu bahkan menduduki perut pria gendut tersebut.

Mereka juga melakukan percakapan yang bersifat pribadi.

Pada akhir video, mereka bertukar nomor telepon satu sama lain.

Sang pacar yang melihat dari kamera tersembunyi hanya bisa mengumpat dari kejauhan.

Melansir dadi DailyMail, video ini merupakan Reality Show berjudul Hit Show.

Video ini telah ditonton lebih dari 300 ribu kali sejak diunggah pada tanggal 10 Juli 2017.

Kejadian ini terjadi di kota Meksiko.

Lihat videonya di atas! (*)
Share:

Sopir 'Taksi Online' Tertangkap Basah Hendak Perkosa Penumpangnya

Sopir 'Taksi Online' Tertangkap Basah Hendak Perkosa Penumpangnya
Seorang penumpang taksi online tengah dimintai keterangannya oleh aparat kepolisian di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan setelah nyaris menjadi korban pemerkosaan oleh sopir taksi online, Sabtu (15/7/2017).

TRIBUNNEWS.COM - Seorang sopir taksi online di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, tertangkap basah oleh aparat kepolisian saat hendak memperkosa penumpangnya.

Peristiwa yang terjadi di Jalan Tun Abdul Razak, Kecamatan Sombaopu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (14/7/2017) pada pukul 22.30 Wita, saat sejumlah personel Patroli Motor (Patmor) Sabhara Polres Gowa menggelar patroli.

Mereka melihat sebuah minibus terparkir di pinggir jalan. Saat itu, dua tangan terlihat tengah meronta sambil memukul-mukul kaca jendela taksi online tersebut dari dalam mobil.

"Anggota sedang patroli rutin dan ada mobil yang parkir di tempat sepi setelah diperiksa ternyata ada perempuan yang sedang mengamuk di dalam mobil hendak diperkosa," kata AKP Al Habsy, Kepala Satuan (Kasat) Sabhara Polres Gowa, yang dikonfirmasi pada Sabtu, (15/7/2017).

Atas peristiwa ini, polisi kemudian mengamankan korban, seorang gadis berinisial S (16) serta pelaku ke Mapolres Gowa guna menjalani pemeriksaan.

Di kantor polisi terungkap bahwa korban adalah penumpang taksi online yang sebelumnya menumpang bersama rekan-rekannya dari Jalan Ratulangi, Makassar.

Korban adalah penumpang terakhir.

Saat melintas di Jalan Tun Abdul Razak, Kabupaten Gowa, pelaku, IL (19), memarkir kendaraan bernomor polisi DD 1302 SK yang dibawanya di pinggir jalan.

Dia langsung beraksi hendak memperkosa korban.

"Saya dari Mari (Mall Ratu Indah) sama teman-teman tapi saya penumpang terakhir," ungkap S.

Hingga saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Gowa.

Pelaku terancam pasal berlapis di antaranya UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman minimal 15 tahun penjara.

Penulis: Kontributor Bone, Abdul Haq
Berita ini tayang di Kompas.com dengan judul: Sopir Taksi "Online" Tertangkap Basah Hendak Perkosa Penumpangnya
Share:

Jumat, 14 Juli 2017

Pelapor Kaesang Ditahan Polda Metro Jaya




TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Muhammad Hidayat pelapor Kaesang Pangarep putra presiden Joko Widodo resmi ditahan oleh petugas Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya.

Hidayat ditahan atas kasus ujaran kebencian terhadap Kapolda Metro Jaya, Irjen Muhammad Iriawan pada saat aksi bela islam 411 lalu.

Penahanan Hidayat sempat ditangguhkan. Kini dicabut, lantaran dia harus menjalani masa tahanan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya.

Hidayat menuding, penahanannya berkaitan dengan kasus Kaesang. Sebab, dia sempat melaporkan putra bungsu Presiden Jokowi itu, beberapa waktu lalu.

"Kasus ini sangat erat kaitannya dengan kasus Kaesang. Bahwa saya ditahan sekarang adalah tidak lepas untuk menutup kasus Kaesang ya," kata Hidayat di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Jumat (14/7/2017) malam.

Hidayat mengaku penahanan malam ini atas kewenangan penyidik. Hidayat menuding polisi tidak profesional, menanggapi laporannya terhadap Kaesang.

"Dan penahanan ini adalah bukti bahwa polisi sudah menyiapkannya melalui pernyataan Wakapolri (Komisaris Jendral Syafrudin) yang mengancam akan menahan pelapor Kaesang. Ini adalah modus untuk tutup kasus Kaesang," ucap Hidayat.

Wakapolri Syafrudin memang sempat mengatakan akan menutup kasus Kaesang.

Sementara Polresta Bekasi masih melanjutkan kasus Kaesang untuk mencari bukti pidana dalam laporan Hidayat.

Hidayat ditahan terkait kasus penyebaran video Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Hidayat saat melakukan pengamanan aksi demonstrasi 4 November 2016 atau 411.

Dia ditetapkan sebagai tersangka karena diduga melakukan penghinaan terhadap video Kapolda yang diunggahnya di media sosial.
Share:

KPK Diminta Segera Tetapkan Novanto Tersangka e-KTP Jika Cukup Bukti

KPK Diminta Segera Tetapkan Novanto Tersangka e-KTP Jika Cukup Bukti
Setya Novanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menetapkan Ketua DPR, Setya Novanto, sebagai tersangka kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (E-KTP).

Doli mengatakan, penetapan Novanto yang juga Ketua Umum Golkar sebagai tersangka bisa memperjelas soal keterlibatan Ketua DPR itu.

Dengan begitu, tidak terjadi persepsi liar di publik yang justru akan merusak citra Partai Golkar.
"Kalau KPK memang betul-betul independen, tolong lah kalau sudah dapat bukti yang cukup segera saja tetapkan sebagai tersangka," kata Doli dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/7/2017).

Menurut Doli, jika Setya Novanto sudah tersangka, maka Partai Golkar memiliki argumen yang kuat untuk melengserkan Novanto dari posisi ketua umum.

Posisi yang ditinggal Novanto pun bisa digantikan dengan kader yang lebih bersih sehingga citra partai berlambang pohon beringin itu terselamatkan.

"Saya sejak awal sudah minta, khusus Pak Setya Novanto, saat disebut namanya dalam sidang, dimulai lah pencitraan negatif Partai Golkar. Sudah sepantasnya Novanto diganti tanpa menunggu tersangka," ucap Doli.

Sebaliknya, jika memang KPK tidak memiliki bukti yang cukup, ia meminta lembaga antirasuah tersebut untuk berhenti mengusut Novanto. KPK juga harus menyatakan bahwa Novanto tidak terlibat.

"Tapi kalau KPK belum punya bukti, kenapa kemarin namanya disebutkan (di persidangan)? Harusnya kalau tidak ada indikasi, tidak ada alat bukti, jangan dikasih tahu ke publik," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Ketua DPR, Setya Novanto, Jumat (14/7/2017) sore selesai diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus (AA) alias Andi Narogong di kasus korupsi e-KTP.

"Keterangan saya sama seperti pemeriksaan yang sebelumnya," kata Setya Novanto sambil berjalan kaki dari lobi KPK ke mobilnya.

Lebih lanjut ditanya soal kebenaran sejumlah pertemuan, Setya Novanto membantah.

"Tidak ada," tegasnya.

Diketahui pemanggilan ini merupakan penjadwalan ulang dimana pada Jumat (7/7/2017) lalu Setya Novanto tidak bisa hadir memenuhi panggilan.

Dalam kasus yang sama, Setya Novanto sudah dua kali diperiksa KPK yaitu pada 13 Desember 2016 dan 10 Januari 2017.

Pemeriksaan terdahulu dilakukan untuk melengkapi berkas dua orang tersangka yang kini menjadi terdakwa, Irman dan Sugiharto.

Setya Novanto dimintai keterangan karena saat proyek e-KTP berlangsung 2011-2012, dirinya menjabat sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR dan Bendahara Umum Partai Golkar.

Termasuk Setya Novanto disebut-sebut bersama Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum sebagai pengendali proyek e-KTP.
Share:

Istri Baru Saja Melahirkan, Suami Intim Bareng Ipar, Istri: Lupa Perjuangan Saya Lahirkan Anakmu?

Istri Baru Saja Melahirkan, Suami Intim Bareng Ipar, Istri: Lupa Perjuangan Saya Lahirkan Anakmu?
Ilustrasi

TRIBUN-BALI.COM- Istri mana yang hatinya tidak akan hancur saat tahu suaminya melirik wanita lain.

Apalagi wanita itu adalah saudara kandungnya sendiri.

Hal inilah yang dialami oleh Ry, wanita berusia 35 tahun ini.

Yang lebih menyedihkan hati, suaminya itu berselingkuh saat ia masih dalam masa nifas setelah melahirkan anak mereka yang keempat.

"Saya memang tidak menyangka. Yang lebih bikin sakit hati suami teganya berselingkuh dengan saudara kandung saya saat saya masih dalam masa nifas," ujarnya seperti yang dilansir dari The Reporter Malaysia dari Sinar Harian.

Awalnya ia masih tidak percaya suaminya tega mengkhianatinya.

Apalagi saat itu adiknya itu masih di bawah umur.

Hingga akhirnya ia mendapatkan bukti-bukti yang menguak hubungan terlarang itu.

Tidak hanya menjalin hubungan cinta, ternyata keduanya juga sudah melakukan hubungan intim.

"Hancur hati saya saat mendengar pengakuan mereka. Suami sepertinya sudah lupa bagaimana saat saya hamil dan perjuangan melahirkan anak-anak," ujarnya.

Ia kemudian melaporkan perbuatan suaminya ini ke polisi atas desakan keluarga.

Hal ini dilakukan untuk memberikan pelajaran pada suaminya.

Saat ini sang suami sudah ditahan polisi dan dituntut dengan pelecehan terhadap anak dibawah umur.

"Saya juga dalam proses pengajuan perceraian. Biarlah saya mengurus dan membesarkan anak-anak. Saya juga sudah memaafkan perbuatan adik saya dan sekarang dia sudah menikah dengan pria pilihannya," katanya lebih lanjut.
Share:

Demi Selamatkan Bayi Kembarnya, Ibu yang Sudah Mati Otak Ini Terus Bertahan Selama 123 Hari

Demi Selamatkan Bayi Kembarnya, Ibu yang Sudah Mati Otak Ini Terus Bertahan Selama 123 Hari
Frankielen Padilha

BANJARMASINPOST.CO.ID – Sebuah kisah mengharukan datang dari Brasil.

Dilansir dari usatoday.com, Frankielen da Silva Zampoli Padilha (21) menderita stroke yang membuat otaknya mati.

Sedihnya, saat itu, Frankielen tengah hamil sembilan minggu dan mengandung bayi kembar.

Dokter di Rumah Sakit Nosso Senhora do Rocio, tempat Frankielen dirawat, mengatakan kepada suami Frankielen, Muriel, bahwa ada kemungkinan si kembar tidak bisa bertahan.

Trauma yang dialami Frankielen terlalu berat untuk ditangani.

Keluarga sempat pasrah dan bersiap memutus semua dukungan hidup untuk Frankielen dan si kembar.

Namun keajaiban nyatanya datang.

Setelah Frankielen dinyatakan mati otak, 123 hari setelahnya embrio si kembar tumbuh subur di dalam rahim Frankielen.

Dan setelah 9 bulan, akhirnya Frankielen mampu melahirkan si kembar melalui operasi caesar.

Si kembar dinyatakan sehat tapi prematur. Mereka akan dirawat secara intensif selama tiga bulan.

Sementara sang ibu, Frankielen, akhirnya menghembuskan napas terakhirnya.

Sekarang, si kembar akan tinggal bersama ayahnya dan nenek mereka, ibu Frankielen, Angela Silva.

“Saya sangat bangga dengan anak perempuan saya,” cerita Silva.

“Saya sangat sedih kehilangan dia tapi dia telah berjuang sampai akhir. Melindungi anak-anaknya yang cantik dan memberi mereka kehidupan sampai akhirnya dia meninggal.”

Kasus Frankielen ini menjadi kasus dalam sejarah medis bahwa ada otak wanita hamil yang mati bisa mendukung kehidupan lain di rahimnya.

Share:
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.
Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

Stats

Comments

Recent Posts

loading...

Video

Find us on Facebook

LIke Us

Popular Posts

Blog Archive

Featured Post

Mahasiswa Pemasang Poster 'Garudaku Kafir' Menyesali Perbuatannya

Garudaku Kafir TRIBUNEWS.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, memerintahkan Dekan Fisip memproses penempel po...

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support