Mahasiswa Pemasang Poster 'Garudaku Kafir' Menyesali Perbuatannya
Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, memerintahkan Dekan Fisip memproses penempel poster 'Garudaku Kafir.'
Edi Syahputra Bunuh Dua Anak Pejabat Abdya karena Kepergok Mencuri
Edi Syahputra (27) warga Kampung Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah berurusan dengan polisi karena melakukan aksi pembunuhan sadis di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (16/5/2017) malam.
Lepas Dari Gosip dengan Ayu Ting Ting, Kini Shaheer Sheikh Tertimpa Masalah yang Hebohkan India
Nama Shaheer Sheikh pernah menjadi perhatian netizen di Indonesia kala ia menjalin hubungan asmara dengan pedangdut Ayu Ting Ting.
Sungguh Sadis, Kurniawan Lakukan Ini Usai Disuruh Guru Ilmu Hitam Minum Darah
Pembunuhan sadis terjadi di Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, Lampung, Rabu (17/5), sekitar pukul 04.30 WIB. Kurniawan alias Engkung tega membacok pamannya, Ujang Hermanto (45), hingga tewas.
Pria Ini Menjajal Rasakan Sakit Melahirkan, Begini Kondisinya setelah 20 Detik
Melahirkan mungkin menjadi saat-saat paling menyakitkan yang harus dilalui seorang wanita.
Kamis, 02 Juni 2016
ATURAN TERBARU GURU DILARANG MEMBAWA DAN BERMAIN HP DI KELAS
Mulai Sekarang Ibu Hamil Dapat Tunjangan 1,2 Juta dari Pemerintah
"Mereka yang hamil serta mempunyai balita dapat Rp 1,2 juta, akan diterima setahun empat kali pencairan," kata Khofifah di sela wisuda di Universitas Darul Ulum, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (27/3) dikutip dari Antara.
Dia mengatakan, untuk penerimaan PKH lainnya juga sesuai dengan aturan, yaitu yang mempunyai anak usia sekolah dasar (SD) mendapatkan Rp 450 ribu, SMP Rp 750 ribu, SMA dan sederajat mendapat Rp 1 juta. Dana PKH tahap pertama itu akan dibagikan Maret 2016.
Khofifah juga menegaskan, kementerian sosial juga sudah melakukan validasi data penerima. Dari hasil validasi tersebut, diketahui terdapat tambahan data penerima. Sebelumnya, jumlah penerima PKH hanya 2,5 juta orang, namun saat ini bertambah menjadi 6 juta orang.
"Sekarang ini yang 'existing' (ada) sebanyak 3,5 juta orang, sehingga jika ditambah 2,5 juta, ada 6 juta penerima PKH pada 2016. Insya Allah, Maret mulai cair dananya," ujarnya.
Tambahan tersebut berasal dari data orang dengan kecacatan berat (ODKB) yang berjumlah 163.000 di seluruh Indonesia. Selain itu, juga terdapat penerima dari lansia berusia 70 tahun ke atas, yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu.
Dia mengatakan, secara total anggaran untuk PKH 2016 adalah Rp 3,15 triliun yang diberikan untuk seluruh penerima PKH di Indonesia.
Di Jawa Timur, anggaran dialokasikan sebesar Rp 1,1 triliun untuk PKH tahap pertama ini. Dana PKH tersebut dapat diambil di kantor pos terdekat, sesuai dengan waktu pengambilan.
Politikus PKB ini juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir ada penyimpangan. Sebab bantuan langsung tersebut diberikan kepada penerima langsung.
PKH di Jawa Timur dimulai sejak tahun 2007 di 21 kabupaten/kota dengan jumlah rumah tangga sangat miskin sebanyak 212.276 keluarga.
Pada tahun 2015, PKH di Jatim telah dilaksanakan di 38 kab/kota dengan jumlah keluarga miskin sebanyak 546.468 keluarga.
Saat ini jumlah pendamping PKH di Jatim sebanyak 2.359 orang, dan dibantu dengan tenaga operator sebanyak 148 orang.
Dilansir dari Liputan6.com health, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tahun ini Program Conditional Cash Transfer (CCT) atau Program Keluarga Harapan (PKH) akan ditambah jumlah penerima dan besaran uangnya.“Pada 2015, PKH bagi ibu-ibu hamil mendapat Rp 1 juta empat kali cair. Sedangkan 2016 ini ditingkatkan menjadi Rp 1,2 juta dengan empat kali cair,” lapor Mensos kepada Presiden Joko Widodo di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu, 23 Maret. Diterima oleh Health-Liputan6.com melalui siaran pers, ditulis Jumat (25/3/2016).
Jadi kebijakan ini bukan hoax tapi benar- benar kebijakan pemerintah pro rakyat. Bagi yang masih mengedepankan hoax, silahkan search di portal - portal ternama karena semua ada beritanya. red.
- Melakukan pemutakhiran data.
- Memfasilitasi dan menyelesaikan kasus pengaduan.
- Mengunjungi rumah peserta PKH.
- Melakukan koordinasi dengan aparat setempat dan pemberi pelayanan pendidikan dan kesehatan.
- Melakukan pertemuan bulanan dengan ketua kelompok dan seluruh peserta PKH.
- Melakukan temu kunjung bulanan dengan petugas kesehatan dan pendidikan di lokasi pelayanan.
- Memberikan motivasi kepada peserta PKH dalam menjalankan komitmen.
- Melakukan upaya yang sinergi antara pendamping PKH dengan pemberi pelayanan kesehatan dan pendidikan dalam pengisian formulir verifikasi.
- Melakukan pencatatan dan pelaporan.
- Warga Negara Indonesia.
- Usia pada saat mendaftar maksimal 35 tahun.
- Sehat jasmani dan rohani.
- Tidak menjadi anggota/pengurus/partisipan partai/anggota organisasi yang merupakan afiliasi dari partai politik.
- Bersedia bekerja purna waktu (full time).
- Memiliki kendaraan bermotor minimal roda dua.
- Honor :
Pendamping Rp.2.200.000 per bulan.
b. Operator Rp2.300.000 per bulan.
- Pendidikan minimal D3 atau sederajat dari seluruh disiplin ilmu, dan yang memiliki latar belakang pendidikan pekerjaan sosial atau kesejahteraan sosial.
- Di utamakan memiliki pengalaman dalam penanganan dalam pelayanan kesejahteraan sosial.
- Mampu mengoperasikan aplikasi perkantoran minimal word, exel, power point,dan internet.
- Diutamakan bertempat tinggal di wilayah kecamatan lokasi pelaksanaan PKH (sesuai alamat tinggal/domisili saat ini).
Rabu, 01 Juni 2016
Warga Singapura dan Malaysia Rasakan Guncangan Gempa 6,5 SR Sumbar
Jakarta - Gempa bumi berkekuatan 6,5 SR mengguncang pesisir selatan Sumatera Barat pada pukul 05.35 WIB. Guncangan itu rupanya terasa hingga Singapura dan Malaysia.
Dilansir ChannelNewsAsia, Kamis (2/6/2016), Meteorological Service Singapore (MSS) menyebut gempa pertama kali terdeteksi pada pukul 06.56 waktu setempat. Pusat gempa itu berjarak sekitar 517 km dari Singapura.
Tidak ada peringatan atau potensi tsunami akibat getaran gempa tersebut. Meski demikian, ChannelNewsAsia mengungkapkan pihaknya menerima sedikitnya 7 laporan dari warga terkait guncangan di Singapura.
Pasalnya, guncangan itu terasa jelas di sejumlah daerah, seperti Bukit Panjang, Siglap, Punggol dan Toa Payoh. Anya Kothary, warga Siglap menyebut diriya merasa getaran di lantai 13 apartemennya.
"Guncangannya cukup kuat dan berlangsung selama beberapa menit," terangnya.
Selain itu melalui akun Twitter-nya, Jack yang di tinggal di kawasan Punggol mengungkapkan semua lantai di apartemen dirinya tinggal bergetar. Hal senada juga diungkapkan oleh pengguna Twitter lainya, Cholina Em.
Tak hanya Singapura, guncangan juga terasa hingga ke Johor, Malaysia. Salah seorang warga bernama Monesha Selvagnanam menyebut dirinya merasa getaran cukup kuat di apartemennya saat gempa terjadi.
Saat hal ini dikonfirmasi kepada Kepala Mitigasi Gempa bumi dan Tsunami BMKG Daryono, dia mengatakan bahwa guncangan bisa saja terasa hingga ke sejumlah negara tetangga. Meskipun hal tersebut kecil kemungkinannya.
"Sepertinya bisa tapi kecil kemungkinan. Ini kedalamannya kan 70 km, jadi termasuk gempa menengah," kata Darmono saat dihubungi detikcom.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa pertama kali tercatat pada pukul 05.35 WIB. Pusat gempa berada di sebelah barat daya Sumbar dengan jarak 79 km dengan kedalaman 72 km.
(aws/imk)
sumber : detik.com
Segera Beli ! Awal Puasa, TV UHD Samsung 40 Inci Dijual Rp99 Ribu

Jangan Sekali-kali Anda Menawar ke Pedagang Kecil Ini, Inilah Alasannya.

Uang memang tdk bisa dimakan, tapi dgn uang seseorang bisa membeli makanan. Ini bukan zaman dimana segalanya bisa didapat dari alam. Terlebih ketika hidup di perkotaan yg tiada halaman bisa ditanam benih-benih sumber makanan. Setiap hari hanya terlihat gedung tinggi menjulang dengan aktivitas lalu lalang orang yg malang, mengaku kehidupannya tercukupi karena sibuk mencari uang padahal tidak ada waktu yang bisa dinikmati.
BACA JUGA: [SUBHANALLAH, INILAH SOSOK INSPIRASI] DIA SEORANG PEGAWAI BANK BUMN, YANG NEKAD RESIGN DEMI MENINGGALKAN RIBA..!!! DAN APA YANG TERJADI....?
Ingatkah Anda, baru-baru ini ada fenomena pengunjung taman bunga amarylis yg menginjak-injak tanaman cantik itu? Mereka beralasan, sudah bayar jadi bisa menuntut hak. Ketika tanaman terinjak itu berarti tidak ada yang salah karena hak mereka telah terpenuhi. Orang-orang seperti itu merupakan salah satu ciri orang yang menuhankan uang. Segalanya diukur dgn uang.
Karena uang juga manusia berlaku tak manusiawi, ketakutan kehilangan uang sebab sulit dicari. Pelit menjadi salah satu sifat seseorang yang juga mendewakan uang. Beberapa orang bahkan suka menawar ke pedagang kecil hanya karena merasa tdk sebanding uang yg dikeluarkan hanya untuk membeli barang di tempat yg tidak sekelas supermarket.
Harga Tak Sebanding dengan Usahanya
Orang-orang seperti itulah yg membuat pilu seorang pedagang kecil bernama Mbah Atmo Slamet. Seorang kakek tua berusia 90 tahun yg masih berjualan sapu ijuk dan sapu lidi keliling. Dengan langkah yg sekuat saat muda, belum lagi sengatan matahari ya menerpanya, ia menjual satu sapu seharga Rp 6.000 (enam ribu rupiah).
Hanya sebuah unit becak, ia membawa sapu-sapu itu keliling Dlingo, salah satu kecamatan di Bantul, Yogyakarta. Andai semua sapu itu laku, sang kakek hanya akan menerima 90.000 rupiah saja. Itu baru omset, belum dikurangi modal. Sementara sebuah sapu dengan harga 6000 ribu itu hanya 1000 rupiah keuntungannya.
Seandainya semua sapu yg dibawa Mbah Atmo laku hari itu juga, berarti profit 15ribu rupiah akan dikantonginya. Itu jika semuanya laku, dan pernahkah Anda bayangkan sapu adalah barang yg tidak habis pakai. Sehingga jika Mbah Atmo menjual ludes seluruh sapunya dalam sehari, keesokan harinya ia harus mengayuh becak di tempat lain dan mungkin jaraknya bisa bertambah jauh jika ingin sapunya habis setiap hari.
Lihatlah sosok Mbah Atmo itu, masihkah tega kita suka menawar ke pedagang kecil yg hanya untuk 15ribu sehari? Jika masih ditawar, berapa banyak rupiah yang akan menjadi upah seorang pedagang kecil. Padahal, supermarket yg harganya lebih mahal saja tidak pernah Anda tawar harganya dengan alasan malu. Seharusnya, Anda lebih malu dengan Mbah Atmo yang penghasilannya tidak lebih besar daripada pembelinya.
Sosok Mbah Atmo Ada Disekitar Kita
Perhatikan disekitar kita, sosok seperti Mbah Atmo tidak hanya satu dua orang saja. Melainkan banyak dari mereka yg mungkin mencoba menawarkan barang dagangannya kepada kita dengan harapan kita mau membeli. Jika Anda menemukan pedagang kecil seperti Mbah Atmo, jangan pernah tawar barang dagangannya.
Lupakan kualitas barang yg dijual, jangan harapkan soal pelayanan, ambillah dan bayar dengan tunai. Kalau perlu dan pedagang itu berkenan usahlah minta kembalian. Dan lihatlah raut wajah mereka ketika dagangannya diborong seseorang.
Bayangkan jika mereka adalah bagian dari anggota keluargamu. Maka doa-doa kebaikan akan muncul secara spontan dari hati Anda.
Sekali lagi, jangan suka menawar ke pedagang kecil. Nilai harga barang dagangan mereka tdk sebanding dengan ayam goreng yg kita santap setiap hari. Mereka membutuhkan berhari-hari bahkan bertahun-tahun untuk hanya sekedar menikmati daging sapi.
Silahkan share artikel ini kepada yang lainnya, untuk saling mengingatkan agar kita tak menawar pedagang kecil
Sumber: http://superseru.com/5344-baca-ini-sebelum-kamu-menawar-ke-pedagang-kecil/
Kapan Awal Puasa 2016, 1 Ramadhan 1437 H? Muhammadiyah Tetapkan 6 Juni
Mari Dukung ”Gerakan Mari Belanja di Warung Tetangga”

Membeli di warung tetangga akan menumbuhkan kekuatan ekonomi keluarga itu. Kita jadi berperan bagi tegaknya ekonomi dan ketahanan sebuah keluarga. Suami, istri dan anak-anaknya. Dan mereka, berperan sebagai penjual. Berwirausaha. Bukan sekedar menjadi pelayan alias babu dari para pemilik modal kapitalis liberal yang berdalih seragam karyawan. Bayangkan, sampai umur berapa toko-toko modern mau mempekerjakan para pelayan ini? Cuma saat usia muda. Sedang dengan menjadi “penjual” sebenarnya mereka akan “terhidupi” bahkan sampai anak-anak mereka dewasa.
Belum lagi soal efektifitas budget kita. Bayangkan, saya pernah uji coba, membawa uang 100 ribu dan pergi ke toko swalayan modern. Ternyata kurang! Dan lihat belanjaannya. Saya banyak membeli barang yang tak perlu. Karena godaan iklan dan penataan, saya melakukan pemborosan!
Sedang ketika saya ke warung tetangga, uang 100 ribu masih sisa. Barangnya pun sangat fungsional, benar-benar kebutuhan pokok. Dan saya mendapatkan bonus ungkapan penjual yang membahagiakan, “Alhamdulillah syukur ya, pagi-pagi sudah ada yang belanja 75 ribu. Makasih ya bu,” sambil tersenyum tulus. Sungguh itu bonus yang lebih mahal daripada sekedar “obral dan diskon ngakali” yang penuh strategi bisnis.
Jadi berpikirlah sebelum berbelanja! Shopping lah di warung tetangga atau pasar tradisional. Nikmatilah sisi kemanusiaan anda. Disitulah “rekreasi sebenarnya”. Jangan buang waktu anda di swalayan dan supermall modern hanya untuk membeli kebutuhan pokok rumah tangga anda. Warung tetangga jauh lebih murah, manusiawi, menumbuhkan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan ada nilai silaturahmi antar tetangga.
Mau umur panjang dan banyak rejeki? Mari biasakan berbelanja di warung tetangga baik kita.
Sekali lagi “Ayo Selamatkan Warung/Toko dan Pasar Tradisional di sekeliling kita”! (*)








