Featured Post

Mahasiswa Pemasang Poster 'Garudaku Kafir' Menyesali Perbuatannya

Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, memerintahkan Dekan Fisip memproses penempel poster 'Garudaku Kafir.'

Edi Syahputra Bunuh Dua Anak Pejabat Abdya karena Kepergok Mencuri

Edi Syahputra (27) warga Kampung Lemah Burbana, Kecamatan Bebesen, Kabupaten Aceh Tengah berurusan dengan polisi karena melakukan aksi pembunuhan sadis di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (16/5/2017) malam.

Lepas Dari Gosip dengan Ayu Ting Ting, Kini Shaheer Sheikh Tertimpa Masalah yang Hebohkan India

Nama Shaheer Sheikh pernah menjadi perhatian netizen di Indonesia kala ia menjalin hubungan asmara dengan pedangdut Ayu Ting Ting.

Sungguh Sadis, Kurniawan Lakukan Ini Usai Disuruh Guru Ilmu Hitam Minum Darah

Pembunuhan sadis terjadi di Kampung Pasiran Jaya, Kecamatan Dente Teladas, Tulangbawang, Lampung, Rabu (17/5), sekitar pukul 04.30 WIB. Kurniawan alias Engkung tega membacok pamannya, Ujang Hermanto (45), hingga tewas.

Pria Ini Menjajal Rasakan Sakit Melahirkan, Begini Kondisinya setelah 20 Detik

Melahirkan mungkin menjadi saat-saat paling menyakitkan yang harus dilalui seorang wanita.

loading...

Selasa, 02 Mei 2017

Usai Gorok Wanita Muda, Perilaku Driver Gojek Online di Depan Polisi Bikin Merinding

Usai Gorok Wanita Muda, Perilaku Driver Gojek Online di Depan Polisi Bikin Merinding
Ilustrasi

TRIBUNWOW.COM, JAKARTA - Tragis, darah mengucur deras keluar dari leher seorang wanita.
Petugas lalu berusaha menanyakan apa yang terjadi.

Sambil berdiri, dengan tenang Didin menjelaskan bahwa ia baru saja membunuh perempuan itu seorang wanita muda yang tergeletak di aspal.

“Pelaku bilang bahwa dia pelakunya sambil menyerahkan golok ke Pak Joni (polisi). Dia juga bilang tidak akan lari dan akan bertanggung jawab atas perbuatannya."

"Saat itu pelaku terlihat santai dan tenang, seolah tidak ada penyesalan telah melakukan pembunuhan,” papar Kepala Terminal Antarkota Antarprovinsi (AKAP) Kampung Rambutan Emiral August .

Bikin merinding! Itulah detik-detik dramatis saat pelaku mengakui perbuatannya seolah tanpa penyesalan.

Seorang lelaki yang bekerja sebagai driver ojek online, Didin Sabarudin (38), akan mendekam di penjara dalam waktu lama.
Ilustrasi
Ilustrasi (Youtube)
Dengan sadis ia tega menggorok leher wanita berumur 21 tahun, Ela Milatun Ani.
Penyebab kebengisan Didin ini ternyata dendam lama.

Korban adalah mantan istrinya yang sudah bercerai pada 2016.

Sebelum bercerai, Didin menuding Ela berselingkuh dengan lelaki lain.

Atas dasar dendam itulah, Didin diduga merencanakan pembunuhan sadis tersebut pada Minggu (30/4/2017) malam.

Janji ajak jalan-jalan

Kepala Sub Bagian Humas Polrestro Jakarta Timur Kompol Wasiem menjelaskan, kejadian bermula ketika pada Minggu (29/4/2017) pagi Didin menjemput Ela di kediamannya di daerah Cianjur, Jawa Barat, setelah sebelumnya mereka bersepakat membuat janji.

Oleh Didin, Ela dijanjikan akan diajak jalan-jalan menikmati liburan panjang di sekitaran Jakarta.

“Mereka itu pernah menikah tahun 2016. Korban saat itu jadi istri kedua pelaku."

"Namun kata pelaku, selama tidak bersamanya, si korban berselingkuh, sehingga pada 2016 mereka bercerai."

"Tapi Didin menghubungi istrinya lagi dan pada Minggu pagi menjemputnya ke Cianjur,” ungkap Kompol Wasiem kepada Warta Kota, Senin (1/5/2017).

Di Jakarta, selama seharian korban diajak berkeliling ke berberbagai tempat wisata serta tempat makan.

Malam harinya sekitar pukul 20.00, pelaku membawa korban ke lahan parkir Terminal Bus Kampung Rambutan, tepatnya di dekat pintu masuk area park and ride.

Keadaan cukup sepi, Didin dan Ela pun sempat terlibat perbincangan santai.

Dalam perbincangan tersebut, rupanya Didin sudah menyiapkan golok. Menunggu momentum yang tepat, Didin pun menggorok leher Ela.

"Ketika lengah, rambut korban ditarik dari belakang dan langsung digorok menggunakan golok," jelas Wasiem.

Saat kejadian, lanjutnya, korban sempat berteriak meminta tolong.

Namun Didin sudah terlanjur murka dan terus menggorok leher Ela hingga ia meninggal dunia di lokasi.

Tenang

Emiral August menambahkan, tak lama usai kejadian, seorang saksi bernama Viktor (60) berlari kencang ke arah Pos Polisi Terminal Bus Kampung Rambutan, dan melaporkan kepada petugas polisi bernama Aiptu Joni, tentang peristiwa sadis yang disaksikannya.

“Jadi ada yang melapor ke pospol, katanya ada perempuan yang minta tolong di sekitar area dekat park and ride."

"Kemudian petugas bernama Aiptu Joni mengajak anggota Dishub untuk melakukan pengecekan ke lokasi,” terangnya.

Ilustrasi pisau.
Ilustrasi pisau. 
Sampai di lokasi kejadian, kata Emiral, petugas menyaksikan seorang lelaki duduk di dekat tubuh perempuan yang sudah terkulai di aspal.

Melihat darah yang mengucur deras di dekat kedua orang itu, petugas berusaha menanyakan apa yang terjadi.

Namun mengejutkan, apa yang dilakukan driver ojek online ini bikin merinding.

Sambil berdiri dengan tenang Didin menjelaskan bahwa ia baru saja membunuh perempuan itu.

“Pelaku bilang bahwa dia pelakunya sambil menyerahkan golok ke Pak Joni. Dia juga bilang tidak akan lari dan akan bertanggung jawab atas perbuatannya."

"Saat itu pelaku terlihat santai dan tenang, seolah tidak ada penyesalan telah melakukan pembunuhan,” papar Emiral.

Seketika Didin digiring menuju ke pos polisi.

Di saat bersamaan, kata Emiral, orang-orang mulai ramai berdatangan untuk menyaksikan jenazah Ela yang tewas mengenaskan.

Tukang ojek

Kompol Wasiem menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan di pos polisi kawasan Terminal Kampung Rambutan, Didin langsung dibawa ke Mapolres Jakarta Timur untuk diproses lebih lanjut.

"Pelaku ini profesinya driver ojek online. Pengakuannya karena sakit hati pada saat masih menikah dia diselingkuhin oleh korban," sambungnya.

Wasiem menambahkan, kini jasad korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk divisum.

"Pelaku kini masih diperiksa, dalam aksinya dia telah merencanakannya," tambahnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, Didin harus meringkuk di balik jeruji besi dan dibidik dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, yang ancaman hukumannya 20 tahun penjara. (Warta Kota/Feryanto Hadi)


Share:

Astaga! Gara-gara Sang Istri Kepergok Selingkuh, Suami Tega Ingin Telanjanginya di Depan Umum

Astaga! Gara-gara Sang Istri Kepergok Selingkuh, Suami Tega Ingin Telanjanginya di Depan Umum
seorang wanita hampir ditelanjangi setelah ketahuan selingkuh

TRIBUNWOW.COM - Seorang wanita di China hampir ditelanjangi di depan umum oleh sang suami setelah ketahuan selingkuh.

Di China, seorang pria mempunyai banyak pasangan wanita menjadi sebuah simbol kemakmurannnya dan status sosialnya.
Sebuah hubungan gelap mungkin bisa saja terjadi di manapun.

Banyak pria yang mempunyai hubungan dengan beberapa wanita hanya untuk memamerkan status sosialnya.

Namun, tidak demikian dengan wanita.

Wanita tak boleh memiliki lebih dari satu pasangan.

Dilansir dari viral4real, wanita yang ketahuan selingkuh sering dipermalukan dan direndahkan.

Wanita yang ketahuan selingkuh sering diarak telanjang dan dipermalukan di depan banyak orang.

Seperti yang terjadi pada wanita ini.

Lantaran tertangkap basah telah selingkuh, ia dipermalukan dan dperlakukan kasar oleh sang suami di jalanan di China.

Ketika sedang bersama selingkuhannya, wanita itu dipukuli oleh suaminya yang marah.

Sambil menelepon seseorang, sang suami mencengkeram pakaian istrinya.

Sang suami berusaha melucuti pakaiannya dengan kasar.

Seorang pria mencoba menghentikan pria tersebut, tapi dia terus menarik kaus istrinya.

Karena ketakutan, wanita itu bersembunyi di balik selingkuhannya yang sama-sama takut dengan sang suami.

Suami yang murka tersebut benar-benar tak mau melepaskan istrinya.

Apa menurutmu wanita tersebut layak diperlakukan demikian?

Lihat video berikut!



Share:

Seorang Pria Terduga Pembakar Masjid Ditangkap Polisi

Seorang Pria Terduga Pembakar Masjid  Ditangkap Polisi Swedia
Ilustrasi.

TRIBUNNEWS.COM, STOCKHOLM - Kepolisian Swedia menangkap seorang pria untuk dimintai keterangan terkait kebakaran masjid di pinggiran Stockholm.

Tidak ada yang terluka dalam kebakaran masjid Imam Ali, Jakobsberg, di kawasan pinggiran ibu kota Stockholm, Minggu (30/4/2017) tersebut.

Polisi menyatakan seorang pria ditangkap.

Tapi kepolisian Swedia tidak memberi keterangan lebih lanjut dan tidak mengungkapkan identitas tersangkanya.

Pemerintah Swedia mewaspadai kemungkinan aksi balas dendam setelah seorang pria menabrakkan truk bir bajakan ke pejalan kaki di pusat kota bulan lalu yang menewaskan lima orang.

Seorang asal Uzbekistan yang permintaan suakanya ditolak ditahan sebagai tersangka utama kasus tersebut.

Masjid tersebut digunakan komunitas Muslim Syiah dan merupakan masjid terbesar mereka di Swedia.

Petugas pemadam kebakaran dan layanan darurat siaga di lokasi kejadian sebelum pukul 12.30 malam (waktu setempat) Senin (1/5/2017), ketika api melalap bagian luar bangunan.

"Seorang pria sebelumnya ditangkap dan dijadwalkan untuk disidang, setelah diinterogasi serta ditahan," kata kepolisian setempat dalam sebuah pernyataan.
Share:

Detik-detik Pasien Ditikam Secara Membabi Buta di Ruang Gawat Darurat, Berikut Rekaman CCTV-nya




TRIBUN-VIDEO.COM -- Sebuah rekaman CCTV menunjukkan kejadian mengerikan di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit.

Seorang pasien terlihat ditusuk berkali-kali oleh seorang pria berkaus merah hingga meninggal.
Pada saat kejadian ruang gawat darurat tersebut terlihat lengang, hanya ada beberapa orang saat dua pria pelaku penusukan datang.

Satu orang pria mengenakan kaus warna gelap sementara temannya mengenakan kaus warna merah.

Sang pria berkaus gelap berhenti di tengah ruangan, sementara pria berkaus merah mendatangi korban dan langsung menikam korban secara membabi buta.

Sesaat kemudian pria berkaus gelap menyusul temannya dan ikut menikam pasien tersebut.

Melihat kejadian itu orang-orang yang berada di dalam ruangan langsung merasa panik dan berusaha kabur, termasuk seorang perawat yang baru datang, namun langsung pergi karena terkejut.

Setelah selesai melakukan aksinya kedua pria tersebut juga langsung lari untuk kabur.

Dalam rekaman tersebut terlihat tanggal kejadian yaitu 28 April 2017 sekitar pukul 3 sore waktu setempat.

Tidak diketahui lokasi pasti dari kejadian ini, namun pengunggah video ini menuliskan keterangan dalam bahasa Thailand, "Ruang gawat darurat rumah sakit Narathiwat".

Berdasar pencarian Google Rumah Sakit Narathiwat berada di Thailand.

Video ini diunggah oleh akun Facebook YouLike News pada Senin (1/5/2017).

Dalam keterangan selanjutnya akun tersebut menuliskan bahwa korban meninggal di tempat tidurnya setelah peristiwa penusukan ini terjadi.

Selengkapnya tonton video di atas. (*)
Share:

Panitia Hak Angket KPK Bisa Bubar, Mahfud MD Jelaskan Penyebabnya

Panitia Hak Angket KPK Bisa Bubar, Mahfud MD Jelaskan Penyebabnya
Suasana Sidang Paripurna ke-22 DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (27/4/2017). Rapat paripurna DPR tersebut belum membahas surat permohonan hak angket untuk membuka rekaman pemeriksaan KPK terhadap eks anggota Komisi II Miryam S. Haryani pada kasus dugaan korupsi e-KTP. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA-  Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD mengatakan pengunaan hak angket DPR terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bisa gugur  dengan sendirinya.

Walau sudah disahkan di sidang paripurna DPR RI, DPR kemudian harus membentuk panitia khusus angket.

Nah, sesuai dengan ketentuan Pasal 171 ayat 2 peraturan tata tertib DPR nomor 1 tahun 2014, ada syarat mutlak bahwa panitia angket harus disetujui semua unsur fraksi.

"Yang dinamakan Panitia Angket yang anggotanya terdiri dari semua unsur fraksi. Mutlak lho ini," kata Mahfud MD saat diskusi di STH Jentera Indonesia, Jakarta, Selasa (2/5/2017).

Jika melihat fakta sikap fraksi di DPR RI, Mahfud MD mengatakan pembentukan panitai angket tersebut kemungkinan besar bubar.

Pasalnya, kata dia, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional tidak akan mengirimkan anggotanya.

"Tinggal fraksi memerintahkan tidak kirim orang bubar sendiri," kata bekas menteri pertahanan itu.

Mahfud menduga pengesahan hak angket tersebut kental beraroma politis karena terkait dugaan kasus korupsi KPT elektronik tahun anggaran 2011-2012.

"Mereka merasakan gangguan dan mungkin ingin menyelesaikan kasus yang sedang ditangani KPK itu," kata bekas ketua Mahkamah Konstitusi itu.

Sekadar informasi, DPR akhirnya menyetujui penggunaan hak angket terhadap KPK untuk membuka rekaman pemeriksaan MiryamS Haryani.

Miryam adalah politikus Hanura yang sebelumnya banyak memberikan kesaksian mengenai aliran uang ke anggota DPR dari hasil uang korupsi KTP elektronik tahun anggaran 2011-2012.
Share:

Tentara ISIS Tewaskan 7 Militer Irak Dalam Serangan di Perbatasan Suriah

Tentara ISIS Tewaskan 7 Militer Irak Dalam Serangan di Perbatasan Suriah
Baku tembak antara pasukan Irak dan milisi ISIS masih terjadi di wilayah permukiman al-Fasliyeh, Mosul Timur, Irak.

TRIBUNNEWS.COM, BAGHDAD -- Teroris dari kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah ( ISIS), melancarkan serangkaian serangan ke arah pasukan Irak yang berjaga di perbatasan Suriah.

Sumber di pihak militer Irak yang dikutip Reuters, menyebutkan, akibat dua serangan yang terjadi hari Minggu dan Selasa, tujuh tentara tewas dan 12 lainnya terluka.

Teroris ISIS melakukan perlawanan ketika sejak Oktober lalu, militer Irak yang didukung Amerika Serikat mengambil langkah ofensif untuk merebut Kota Mosul.

Empat tentara tewas dan empat lainnya terluka dalam serangan yang terjadi di Rutba, pada Selasa.
Rutba adalah sebuah kota yang menjadi pusat pengawasan perbatasan Irak dengan Suriah dan Jordania.

Selain itu, tiga tentara terbunuh dan delapan lainnya terluka dalam serangan di Akkashat, Minggu.
Kota itu terletak di sebelah utara Rutba, yang lebih dekat dengan perbatasan Suriah.

Sebelumnya, teroris ISIS telah mengaku bertanggung jawab atas serangan pada hari Minggu di Akkashat.

Perbatasan dengan Suriah dan Irak merupakan daerah dengan sejarah panjang pemberontakan. Di tempat itu pula pemberontakan kelompok garis keras Suni pecah di tahun 2003.

Pemberontakan itu dipicu invasi AS ke Irak, yang memberdayakan kelompok mayoritas Syiah di negara kaya minyak tersebut.

Di tahun 2014, kelompok teroris ISIS mengaku telah menguasai sepertiga wilayah Irak. Mereka lalu mendeklarasikan kekhalifahan, yang membentak hingga ke wilayah Suriah.

Namun, posisi ISIS kini kian terdesak, dan mereka kehilangan kuasanya di banyak wilayah di Irak.
Bahkan, saat ini kelompok itu telah terdesak di sebelah barat laut Mosul.
Share:

Ketahuan Menipu, Wajah Pengendara Xenia Berdarah-darah Dihajar Warga




TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Satu dari dua pelaku penipuan dengan modus menukar kartu ATM korbannya, babak belur dihajar massa.

Kejadian itu berlangsung di depan Ruko Saung Telaga di Jalan Sawangan, Pancoran Mas, Depok, Senin (1/5/2017) siang. Sementara satu pelaku lainnya berhasil kabur.

Kedua pelaku mengendarai mobil Xenia B 1733 NOT, yang sebelumnya dikejar oleh korbannya dengan sepeda motor dari arah Parung Bingung.

Mereka sebelumnya diketahui beraksi di ATM di salah satu minimarket di Meruyung, Limo, Depok.

Dari sanalah, korban sadar bahwa kartu ATM-nya ditukar dan melakukan pengejaran terhadap pelaku yang mengendarai mobil Xenia.

Yono, salah satu pekerja di ruko Saung Telaga menuturkan kedua pelaku turun dari mobil Xenia karena dikejar belasan motor dan warga setelah mobil menerabas portal Perumahan Puri Anggrek Mas, Pancoran Mas.

"Satu pelaku tersudut dan babak belur dihajar massa di sini. Tadi pelaku dibawa ke kantor polisi dengan bak terbuka. Mukanya berdarah-darah dihajar massa," kata Yono.

Imran warga lainnya menyebutkan dari informasi yang didapatnya sebelumnya kedua pelaku beraksi menipu korbannya seorang perempuan di mesin ATM di salah satu minimarket di Meruyung, Limo.

Pelaku menukar kartu ATM sang korban dengan kartu ATM tak berlaku.

"Dari sana korban dan warga dengan motor mengejar pelaku yang kabur pakai Xenia ke perumahan Puri Anggrek Mas," katanya.

Karena mobil melaju kencang dan dikejar belasan motor, satpam perumahan menutup portal. Tapi portal ditabrak paksa mobil Xenia hingga terbuka.

"Xenia pelaku belok ke arah Jalan Sawangan Raya Pancoran Mas Depok ke arah simpang Kodim.

 Dalam kondisi terkejar masa pemotor dan jalanan macet, xenia puter balik ke arah parung bingung.

Karena terjebak masa pelaku terkepung dan turun dari mobil, akhirnya satu pelaku diajar massa," katanya.

Kapolsek Pancoran Mas, Kompol Nadapdap menuturkan pihaknya masih mendalami kasus ini dengan memeriksa korban dan pelaku.

Untuk sementara katanya diketahui pelaku berupaya menipu korban dengan menukar ATM korban dengan dalih membantu korban saat itu.(*)
Share:
loading...
Diberdayakan oleh Blogger.
Featured Posts

Most selected posts are waiting for you. Check this out

Stats

Comments

Recent Posts

loading...

Video

Find us on Facebook

LIke Us

Popular Posts

Blog Archive

Featured Post

Mahasiswa Pemasang Poster 'Garudaku Kafir' Menyesali Perbuatannya

Garudaku Kafir TRIBUNEWS.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Diponegoro, Yos Johan Utama, memerintahkan Dekan Fisip memproses penempel po...

Recent Posts

Unordered List

Pages

Theme Support